June 29, 2012

Cerita Setahun Kemarin

Rasa-rasanya masih ingat, Juni setahun kemarin. Empat hari yang membawa Saya duduk didepan layar laptop, menuliskan kembali ingatan-ingatan keajaiban Tuhan Yang Maha Esa. Tentang rasa cinta dan sayang.

Sekarang saya lagi senyum-senyum gegelian sendiri karena bahagia membanyangkan semuanya, serasa ada banyak kupu-kupu dalam perut. Masih ingat pesan singkat yang pertama muncul di layar ponsel kamu pagi itu ? "Hei, dit. Aku di Bandung skrg :)" yang memulai cerita kita. Dan ditutup dengan pesan singkat "Hai, hari ini menyenangkan bs kenalan ama kamu, ternyata mama aku salah katanya kamu cantik, tapi menurut aku kamu luar biasa :$. Hehehe selamat malam" yang siapapun perempuan yang membacanya pasti pipinya serupa tomat, bersemu merah. Ah, aku tersipu.

Hari-hari setelahnya, berjalan beriringan dengan banyak scene mengejutkan. Tentang "Tangkuban Perahu" yang dingin berubah hangat saat kita berbicara. Juga tentang pasar baru yang sesak dan macet, menjadi sangat menyenangkan karena disusulin kamu. Sambara menjadi tempat makan paling romantis di Bandung waktu kamu menelfon Mama kamu dan bilang "Lagi makan nih, Ma. Bareng sama calon menantu Mama". Dago jadi saksi genggaman tangan kita. Di hari terakhir, walaupun berat, pelukan itu menandakan saya sangat mencintai kamu.

Setiba di Makassar kembali, membawa semua kenyataan dan menyadari kita harus melewati hubungan jarak jauh yang disiksa rasa rindu. Entah, tapi saya yakin waktu kita akan datang.

Dengan segala rasa syukur Saya panjatkan kepada Sang Maha Segala-galanya. Terimakasih atas 365 hari kebersamaan kami, yang masih berasa seperti baru pacaran ditiap harinya. Walau terpisah ribuan mil, semoga waktu Mu cepat mempertemukan kami, duduk berdampingan di depan pelaminan.


Happy Anniversary Aditia Febriansyah. I love you..

0 comments:

Post a Comment