February 02, 2012

Tadi Pagi

Jadi ceritanya dari semalam Saya lagi rada tidak enak hati, bawaannya sensitif teruuus, bete se bete betenya dan nyesek juga mau nangis. Ditambah Aditia yang selingkuh sama kerjaan dia di Jakarta selama 3 hari, bikin tingkat galau jadi memuncak. Eh ternyata usut punya usut setelah berkaca dan liat ada dua jerawat ngintip di pipi kiri, sudah dapat dipastikan bahwa ini adalah efek dari "tamu bulanan" yang datang dua hari lebih cepat (yah daripada telat Wid ?!). 

Jadilah Saya dari beberapa hari ini buang-buang sampah di Twitter. Taunya ada yang ngeladenin nyampah Saya itu *terharu*. Yup ! Kak Imas Gautama dari semalem nge-retweet Saya dengan kegusaran. Karena dia adalah orang yang sudah expert dalam dunia per-LDR-an, yang ujung-ujungnya putus juga, jadi dia memberi sedikit penggalauan ke Saya. Dan tadi pagi puncaknya ! Bisa dijadiin puisi :p

"Maka apa yang lebih hangat dari pelukan seorang kekasih yang lama tak dijumpai..
Dan apa yang lebih indah dari mengetahui kalau suatu saat akan bersama disuatu tempat hingga menua..
Lalu kemana lagi kaki harus melangkah ketika menunggu ternyata lebih memberikan semangat ketimbang yang lainnya..
Bahkan melirik yang lainpun rasanya sudah sangat tidak menarik.. 
Jarak itu ada di otak, bukan di hati..."

Thank you Kak Imas :D


0 comments:

Post a Comment