January 19, 2012

Curhat

Lagi-lagi blog ini Saya isi dengan curhatan kegusaran dan kegalauan. Hmm susah juga sih yah kalau pura-puranya tidak galau soalnya Aditia, yang sering Saya temani curhat, belakangan ini sibuk. Hubungan kami lagi jelek-jeleknya. Kami jarang mengabari satu sama lain. Selain karena sibuk, Saya juga jarang menghubungi Aditia karena kena jebakan paket murah salah satu provider, itu loh yang teriak-teriak diiklan  "Aku nggak punya pulsaaaaaaaaaaaaaa".

Well sebenarnya ada enaknya juga menjalani Hubungan Jarak Jauh, yang dalam bahasa gaul anak muda disingkat LDR*, karena terkadang memang Saya membutuhkan waktu untuk sendiri. Jadi jarak kadang bukan musibah, justru keuntungan untuk meningkatkan individualitas dengan menjalankan hobi. Memiliki waktu yang lebih untuk keluarga dan teman-teman.

Yang paling penting sih, Saya  bisa belajar berkomunikasi dengan lebih baik. Loh kok ? Iya jelas dong ! Bukan karena Saya mahasiswa Komunikasi, tapi karena akan beda hasilnya kalau mau ngebahas satu masalah via telpon dibanding ketemu langsung. Kita harus ekstra hati-hati berbicara, jangan sampai menyinggung perasaan. Pokoknya harus pintar tebak-tebakan mood.

Komunikasi ini juga melatih kita menjadi semakin pengertian dan percaya satu sama lain. Biar hubungannya langgeng yah masing-masing harus menjelaskan maunya apa, harusnya gimana, pokoknya semua hal-hal sepele jadi penting untuk dibahas. Contoh : Jadwal kuliah Saya sudah lengkap dicatatan ponsel Aditia, begitupun jadwal ngajar Aditia sudah tercatat rapi dalam notebook. Jadi tidak banyak salah paham dan curiga. Hitung-hitung buat nambah tema obrolan :)

Dengan banyaknya tema obrolan, kita juga jadi punya banyak alasan untuk telfonan, BBM-an, SMS-an, kirim wall lebay di Facebook, dan yang paling seru video call soalnya bisa ditontonin ke Mama Papa juga. Makin sering komunikasi makin mesra deh :D

Video Call Ulang Tahun ke-20

Hal yang paling menyenangkan dari hubungan ini adalah kita bisa saling mengunjungi. Aditia sudah dua kali membuat kejutan datang ke Makassar. Pertama sewaktu pertengahan semester lalu dan saat tahun baru kemarin. So, semoga liburan semester ini Mama Papa kasih izin mengunjungi Aditia di Bandung. (Ini sebenarnya doa terselubung, mohon di-amin-kan).

Kunjungan ke-2 saat Tahun Baru. Ini lagi di Anjungan Pantai Losari naik bebek-bebek :p
Penuh pengorbanan memang menjalani LDR, yang paling berasa adalah mengorbankan jajanan yang lain dan sekarang lebih banyak jajan pulsa.

Tapi intinya hubungan apapun yang dijalani harus didasari dengan keseriusan dan hubungannya punya tujuan akhir yang ingin dicapai bersama. At least masing-masing punya target kedepan tentang hidup yang sedang dijalani, mau apa setahun atau dua tahun kedepan. Pastinya dalam target itu melibatkan hubungan kita, dengan begitu kita tau berapa lama harus menunggu. Contoh kecil targetnya mungkin seperti kapan merried ? (Tolong pertanyaan terakhir tadi jangan ditanyakan dulu).

At the end, cuma satu alasan yang bisa menumbangkan optimisme LDR dan meningkatkan level galau dan gusar. Bukan, bukan jarak. Apa ? Yang kecang teriakannya !!!! Iya betul sekali pemirsaaaaaah !!

RINDU !!

A : Kalau hubungan kita ini ada yang salah, langkah pertama yang harus kita lakukan adalah menyadarinya
W : Langkah selanjutnya ?
A : Deketan biar kakak kasih tau..
W : Ini udah nempel di ponsel, Ay.
A : Sini ! Muuuuaaacccchhhhhhh. Kakak sayang sama Adek
W : Uuuuuh hehehe :')

*LDR : Long Distance Relationship

2 comments:

Mine and Me said...

hihihi so sweet....
smoga langgeng yah hubungannya...

Widya Triayuastuti said...

Thank's deary :)

Post a Comment