April 16, 2011

Kekuatan Semangat dan Doa

Sabtu ini tampak begitu biasa awalnya. Bangun kesiangan karena bujukan suara Mama yang khas. Sarapan dan makan siang jadi satu. Berbenah rumah, malas-malasan di sofa ajaib, membersihkan kamar, malas-malasan di sofa ajaib, menyapu, mengepel, malas-malasan di sofa ajaib lagi. Begitu seterusnya.

Sampai ketika bunyi "bip" ponsel Saya menandakan satu pesan singkat masuk. Dari seorang bapak, pegawai TVRI, yang sudah punya janji dengan Saya hari ini pukul 3 sore. Beliau mengingatkan agar Saya datang tepat waktu. Perasaan mulai tidak karuan. Gugup. Padahal semalam sudah dapat Saya redakan dengan tidur pulas.

Saya baru ingat lagi kalau hari ini akan tampil live di salah satu program TVRI lokal "Cinema". Tampil sebagai, istilahnya, narasumber sineas indie muda perempuan. Saya sebenarnya agak sedikit malu dengan sebutan ini. Belum banyak karya yang Saya hasilkan dan belum pantas rasanya disebut selayak ini. 

Dan acara di TVRI pun berjalan lancar, karena Saya tidak sendiri tetapi di dampingi oleh senior movie maker Kak Iking Siahsia. Pertanyaan demi pertanyaan Saya jawab dengan baik walaupun keringat terus membasahi tangan.

Sehari sebelum live di TVRI, Saya mengabari sahabat-sahabat melalui pesan singkat. Termasuk orang tua dan kakak-kakak Saya. Awalnya Saya ragu memberitahu mereka, tapi entah mengapa Saya merasa membutuhkan mereka. Maksud Saya, membutuhkan semangat, doa, bahakan kritik mereka.

Satu persatu dari mereka membalas pesan singkat dengan beribu kata dukungan, doa, bahkan celaan. Semuanya untuk Saya. Terasa seperti sayap yang membawa ke langit tanpa beban. Ringan.

Inilah yang Saya sebut kekuatan semangat dan doa. Sangat nyata. Bagi Saya dan segala hal dalam hidup ini. Untuk hari kemarin, hari ini dan hari nanti selanjutnya.

Saya ingin berterima kasih kepada semua sahabat-sahabat dan keluarga. Biarkan Saya sebut kalian disini. CURE 2009. Meike, Titah, Alvidha, Sari, Mymy, Rina, Ratna. Termasuk crew film The Way. Kak Dini, Kak Romy, Erbon, Ari, cast Richard, Echa. Keluarga kedua Saya KOSMIK (Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi) atas ilmu yang sangat berharga dan rasa kebersamaan yang hangat. My besties, Evi, Tiara, Duped, dan Ame. Penghuni baru istana Hartaco Indah, DIE90. Terakhir dan yang selalu Saya syukuri adalah keluarga besar Sugito. 

Ah Saya ingin menuliskan kalian semua disini, tapi tidak cukup luas tempatnya. Jelasnya, Saya mencintai dan menyayangi kalian semua.

Peluk cium..

Galeri :

Suasana Studio 2 TVRI.

Kak Iking Siahsia, movie maker Indie :) 

Diskusi sebelum On Air

Bersama pembawa acara Cinema TVRI

Interaktif dengan penonton dirumah :)

Ekspresinya beda-beda :p

Menjawab pertanyaan interaktif :')

Diskusi On Air

Situasi Studio 2 TVRI saat On Air



*Foto : Widya Triayuastuti (DIE90) dan Pegawai TVRI





 

4 comments:

Meike Lusye Karolus said...

i'm proud of you, widy !!! ^^

Widya Triayuastuti said...

Thaaaaaaaank youuuuuuu Meikee *hugs* *kiss*

OSIS SMAN 1 Palopo said...

sineas muda bermotif..heheh
d'lims

Widya Triayuastuti said...

Techaaaaaaaaaaaank -___-"

Post a Comment