February 21, 2011

I'm The Next Director !

Lihat ? Betapa optimisnya judul postingan ini. Sebenarnya Saya tidak tahu sejak kapan Saya bermimpi menjadi seorang sutradara. Awalnya Saya hanya penikmat film, yang duduk hanyut dalam kisah-kisah yang tersaji didepan layar kaca dan sesekali berlinang air mata saat menyaksikan film.


Kemudian Saya merasakan enaknya berada dibalik layar pembuatan film saat Saya masih duduk dibangku SMA. Posisi sebagai cameramen, berpartner dengan teman adalah pengalaman yang begitu penting buat Saya. Karena pengalaman itulah yang membuat minat Saya terhadap film semakin besar, terutama dengan hal-hal yang berbau kamera. Saya sudah pernah bertemu dengan sutradara Hanung Bramantyo, saat itu dia berbicara langsung dan mengomentari cara Saya mengambil gambar dan menjadikan Saya pemenang "The Best Cameramen" saat itu.


Kesukaan Saya terhadap film inilah yang menjadi alasan memilih Jurusan Ilmu Komunikasi di perguruan tinggi. Saya begitu menikmati setiap jengkal ilmu yang Saya dapat di kampus dari diskusi bersama senior, membuat film pendek, dan banyak lagi. Benar kata orang, jika kita mencitai apa yang kita kerjakan maka semuanya terasa sangat menyenangkan tanpa beban. Sekarang saya telah jatuh cinta dengan dunia komunikasi. Terlebih dengan film.

Masih ingat dengan film Petualangan Sherina ? Film masa kecil yang rela Saya tonton berkali-kali dibioskop, kaset dan telivisi. Film pertama yang Saya saksikan di bioskop bersama almarhum om Saya. Kalian juga pasti tahu film Laskar Pelangi dan Sang Pemimpi yang merupakan wujud audio visual dari novel best seller Tetralogi Laskar Pelangi karya Adrea Hirata. Semua itu adalah sedikit dari karya hebat yang dibuat oleh dia, Riri Riza.


Dan baru-baru ini Saya berkesempatan bertemu dengan sutradara hebat kebangsaan Indonesia keturunan Gowa-Enrekang itu dalam event peresmian rumah budaya yang digagasnya dengan teman-teman seni di Makassar yang bernama Makassar Adalah Rumata'. Berlangsung hari Sabrtu, 19 Februari 2011 di Graha Pena.
 
Banyak hal yang Saya dapat dari diskusi tersebut. Semakin membangkitkan keinginan besar Saya untuk menjadi seorang sutradara suatu hari nanti. Tapi Saya sadar masih banyak kekurangan yang ada didalam diri Saya. Masih perlu banyak belajar dan berlatih, terutama banya menonton film-film sebagai referensi. Saya terus berdoa dan berusaha, semangat untuk menjadi sutradara masa depan yang mungkin bisa melebihi Riri Riza.


Setelah Hanung Bramantyo dan Riri Riza, Saya sangat ingin bertemu dengan Mira Lesmana. Banyak hal yang berkecamuk dikepala ingin Saya tanyakan. Mungkin suatu saat nanti. Amin.
Itulah cerita tentang mimpi besar Saya.
Terimakasih untuk segala bentuk dukungan dari Keluarga, sahabat, teman-teman, dan semuanya..


Wdy


Galeri :




Diskusi bersama Riri Riza dipandu oleh M.Aan Mansyur

 
Screen Makassar adalah Rumata'


 Sahabat-sahabat yang selalu mendukung. Ki-Ka : Titah, Gina, Saya, Pionk



 Berfoto bersama Riri Riza (Titah, Saya, dan Meike)

Riri Riza dan The Next Director !

2 comments:

Dewi Maharani said...

ciiiee...ciee...
patut d contohiii..

Cmg sukses sist..
Slam yy, lma nd ketmu

Widya Triayuastuti said...

Makasih dedew yah ?
Blognya apa ? Nanti sy follow :)

Post a Comment