January 13, 2011

Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Kamis, 13 Januari 2011. Seperti biasa, saat setiap bangun tidur Saya pasti langsung meraih ponsel yang letaknya selalu berada disamping Saya. Tepatnya pukul sembilan pagi hari, Saya mendapat berita duka. Berita itu datang dari Guru terbaik saat Saya SMA,  Pak Budiman. Beliau telah di panggil oleh Yang Maha Kuasa karena sakit yang telah lama dideritanya.

Awalnya Saya kaget dan tidak percaya, karena berita tersebut Saya baca dari sebuah pesan singkat oleh nomer tidak di kenal. Tapi setelah itu, Saya lalu membuka akun Twitter dan benar saja semua teman-teman Alumni SMA Kartika Wirabuana-1 Makassar 2009 ramai membicarakan Beliau yang telah berpulang. 

Kaget, perasaan tidak percaya, dan sedih membuat air mata Saya tumpah. Guru terbaik yang pernah Saya kenal di SMA, yang telah memberikan banyak pelajaran dan nasehat-nasehat yang membangun. Bahkan setelah lulus sekolah pun Saya masih sering di hubungi oleh Beliau. Sekedar bertanya kabar, kuliah, kemampuan bahasa Inggris Saya. Hal itulah yang tidak akan pernah Saya lupakan. 

Terakhir Saya di telfon oleh Beliau awal semester 3 dan Beliau masih terdengar sehat dan prima. Pada waktu puasa tahun lalu juga Saya dan beberapa teman masih sempat bertemu bahkan kami buka puasa bersama di rumah Beliau. Dan pertemuan itu sekaligus menjadi pertemua terakhir kalinya. 

Saat melayat ke rumah duka tadi siang dengan beberapa teman, Saya tidak bisa menahan air mata. Sungguh sedih dan merasa kehilangan. Tetapi lalu saya sadar bahwa segala sesuatu di dunia ini pasti akan kembali kepada Allah SWT. Karena Dia pasti punya alasan dan selalu untuk yang terbaik

Selamat jalan Pak Budi, kami sangat beruntung bisa memiliki Guru yang bijaksana dan tegas seperti mu. Kau akan selalu ada di hati kami. Dan doa kami selalu menyertaimu, semoga amal dan ibadah mu di terima di sisiNya. 
 
"Belajar yang baik yah, Nak ! Buat orang tua kalian bangga. Bahasa Inggrisnya harus selalu di permantap, biar kamu bisa mengelilingi dunia. Yang paling penting dari semua usaha harus banyak berdoa kedapa Allah, biar dimudahkan jalannya" - kutipan pesan saat Pak Budi menelfon Saya awal semester lalu, yang merupakan pesan terakhir dari Beliau dan akan Saya ingat selalu. 

Foto bersama Pak Budiman  dikelas 2 IPA 1 SMA KARTIKA WRB-1 Makassar

 




0 comments:

Post a Comment