January 23, 2011

Malam Mingguan

Saya baru sampai di rumah kira-kira jam 10 malam teng. Dan langsung menekan tombol ON nya UFO, laptop Saya yang saat ini keadaannya kurang sehat. Saya tau kalian penasaran kan kenapa nama laptopnya UFO dan penyebab dia kurang sehat ? Nantilah Saya ceritakan. Sekarang kita kembali ke maksud awal postingan ini.

Sore kemarin, Saya dan tiga gadis cantik, Tiara, Dupeds, dan Ame, janji ketemuan di Roti Canai Mahadir. Sebenarnya kami jarang membuat janji satu hari khusus untuk ketemuan. Semenjak kuliah, biasanya spontan saja jalan bersama kalau ada waktu kosong atau kalau ada acara. Tapi karena Ame yang baru pulang PKL dari Malaysia makanya kami sempatkan untuk bertemu melepas rindu setelah enam bulan dia disana. 

Cerita, tertawa, dan decak kagum mendengar cerita Ame tentang pengalamannya disana. Tentang bagaimana di Malaysia orang gampang saja dapat uang, kalau memang kita mau bekerja keras. Contohnya dari kerja "part time" menjadi  , dan setelahnya bisa bermain dan senang-senang tanpa banyak yang memusingkan. Istilahnya "Work Hard Play Hard". Tidak seperti di Indonesia, terutama Makassar, kebanyakan kita gengsinya besar. Saya tidak bilang semua orang Makassar loh yah, kebanyakan sih seperti itu.

Setelah selesai cerita-ceritanya, Tiara minta ditemani beli tas kuliah, jadi kami menyebrangi jalan ke toko depan dan langsung mendapatkan tas dengan sekali tunjukan tangan Ame. Hebat ! 
Sebenarnya setelah menemani Tiara itu Saya sudah mau pulang, tapi Tiara tiba-tiba bilang "Saya kira mau ko beli payung toh, Widy ?". Nah ! Untung dia ingatkan, langsung kami menyebrang lagi ke Mentos alias Makassar Town Square. 

Setelah keliling-keliling di dalam, Saya dan Tiara tidak mendapatkan ada payung yang dijual. Ada sih, warna merah bentuknya kucing yang lengkap dengan telinga. Masa iya, Saya ke kampus dengan payung seperti itu. Ujung-ujungnya Saya malah membeli gunting kuku dan jepitan rambut. 


Ini dia gunting kuku dan jepitan rambutnya !

Juga melihat kalung-kalung aneh seperti ini :


Kalung tengkorak yang nyengir kuda. Dimana letak horornya ?

  
Kalung "Adam" untuk perempuan. Sangat aneh. 

Karena sudah keliling se Mentos tetap payungnya tidak ada, akhirnya kami pulang. Belum lama di atas pete-pete atau yang bahasa Indonesianya angkot, tiba-tiba hujan badai turun. Jreng jreng ! Langsung kepikiran, hujan deras begini Saya malah beli gunting kuku dan jepitan rambut. Dimana hubungannya ? 



Kesimpulannya !@#$%^&*()_+

Tapi, dari semuanya Saya sangat senang bisa bertemu lagi dengan gadis-gadisku. Terima kasih buat malam mingguannya.
*senyum* *cium* *peluk*
 

0 comments:

Post a Comment